Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Saudaraku segenap masyarakat Sulbar...
Dulu ketika propinsi kita belum terbentuk, para pejuang pembentukan propinsi terinspirasi untuk mewujudkan berdirinya Propinsi Sulawesi Barat. Segenap elemen kemudian berkomunikasi untuk memastikan bahwa kita semua memiliki visi dan misi yang sama, yaitu mewujudkan cita-cita membentuk Propinsi Sulbar.
Selanjutnya semua pihak mulai bergerak. Para pengusaha menggerakkan sumber daya mereka untuk membiayai delegasi yang akan menyampaikan aspirasi ke pusat. Demikian pula para politisi. Dengan segenap akses politik, para poitisi memperjuangkan terbentuknya propinsi Sulbar di parlemen.
Saya masih ingat, sebagai mahasiswa, saya ikut menggerakkan rekan-rekan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi masyarakat kita ketika itu. Walhasil, perjuangan kita tidak sia-sia. Ahamdulillah, kini kita berbahagia bahwa Propinsi kecintaan kita Sulawesi Barat telah berdiri sebagai propinsi ke-33 dalam wilayah NKRI.
Saudaraku segenap masyarakat Sulbar.
Terbentukanya Propinsi Sulbar sesungguhnya bukan sekedar menyuguhkan kegembiraan atas terbentuknya sebuah propinsi baru. Lebih dari itu, sejarah pembentukan propinsi Sulbar menawarkan sebuah pelajaran berharga, yaitu betapa pentingnya sebuah VISI.
VISI adalah kondisi ideal yang ingin kita capai. Dalam bahasa sederhana, VISI merupakan tujuan jangka panjang yang ingin kita wujudkan. Sangat naif sebuah perjuangan atau kegiatan apapun itu tanpa sebuah VISI.
Dulu ketika para pejuang pembentukan propinsi ingin bergerak, mereka semua mulai dengan VISI yang jelas, yaitu terbentuknya Propinsi Sulawesi Barat.
Dengan mengerti VISI ini, seluruh elemen akhirnya bergerak dengan caranya masing-masing, namun tetap menuju tujuan yang sama.
Kini propinsi kita sudah terbentuk. Perjuangan kita tentu belum selesai.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana kita mengisi berdirinya propinsi ini? Mau dibawa ke mana propinsi kita? Apa tujuan berikutnya?
Bagi saya, VISI kita selanjutnya adalah mewujudkan Propinsi Sulawesi Barat yang maju, yang tentu saja membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya. Kedengarannya sangat sederhana. Bahkan mungkin terdengar remeh. Tapi percayalah, kita tidak akan mungkin mewujudkan Propinsi Sulbar yang maju, bila kita sendiri tidak mengerti Propinsi Sulbar akan menjadi bagaimana di masa mendatang, dan kita sendiri tidak menganggap itu sebagai sesuatu yang serius.
Oleh karenanya, mari kita bertanya lagi, apa VISI kita ke depan, dan jika telah mengerti, mari kita serius mewujudkan VISI tersebut!
Dulu ketika propinsi kita belum terbentuk, para pejuang pembentukan propinsi terinspirasi untuk mewujudkan berdirinya Propinsi Sulawesi Barat. Segenap elemen kemudian berkomunikasi untuk memastikan bahwa kita semua memiliki visi dan misi yang sama, yaitu mewujudkan cita-cita membentuk Propinsi Sulbar.
Selanjutnya semua pihak mulai bergerak. Para pengusaha menggerakkan sumber daya mereka untuk membiayai delegasi yang akan menyampaikan aspirasi ke pusat. Demikian pula para politisi. Dengan segenap akses politik, para poitisi memperjuangkan terbentuknya propinsi Sulbar di parlemen.
Saya masih ingat, sebagai mahasiswa, saya ikut menggerakkan rekan-rekan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi masyarakat kita ketika itu. Walhasil, perjuangan kita tidak sia-sia. Ahamdulillah, kini kita berbahagia bahwa Propinsi kecintaan kita Sulawesi Barat telah berdiri sebagai propinsi ke-33 dalam wilayah NKRI.
Saudaraku segenap masyarakat Sulbar.
Terbentukanya Propinsi Sulbar sesungguhnya bukan sekedar menyuguhkan kegembiraan atas terbentuknya sebuah propinsi baru. Lebih dari itu, sejarah pembentukan propinsi Sulbar menawarkan sebuah pelajaran berharga, yaitu betapa pentingnya sebuah VISI.
VISI adalah kondisi ideal yang ingin kita capai. Dalam bahasa sederhana, VISI merupakan tujuan jangka panjang yang ingin kita wujudkan. Sangat naif sebuah perjuangan atau kegiatan apapun itu tanpa sebuah VISI.
Dulu ketika para pejuang pembentukan propinsi ingin bergerak, mereka semua mulai dengan VISI yang jelas, yaitu terbentuknya Propinsi Sulawesi Barat.
Dengan mengerti VISI ini, seluruh elemen akhirnya bergerak dengan caranya masing-masing, namun tetap menuju tujuan yang sama.
Kini propinsi kita sudah terbentuk. Perjuangan kita tentu belum selesai.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana kita mengisi berdirinya propinsi ini? Mau dibawa ke mana propinsi kita? Apa tujuan berikutnya?
Bagi saya, VISI kita selanjutnya adalah mewujudkan Propinsi Sulawesi Barat yang maju, yang tentu saja membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya. Kedengarannya sangat sederhana. Bahkan mungkin terdengar remeh. Tapi percayalah, kita tidak akan mungkin mewujudkan Propinsi Sulbar yang maju, bila kita sendiri tidak mengerti Propinsi Sulbar akan menjadi bagaimana di masa mendatang, dan kita sendiri tidak menganggap itu sebagai sesuatu yang serius.
Oleh karenanya, mari kita bertanya lagi, apa VISI kita ke depan, dan jika telah mengerti, mari kita serius mewujudkan VISI tersebut!
Saya M. ASRI ANAS, untuk MERANGKAI KEMAJUAN SULBAR.

0 tinggalkan komentar Anda:
Posting Komentar